Senin, 08 Februari 2016

PENGARUH GIBERELIN DAN JENIS MEDIA SEMAI TERHADAP PENUNDAAN PERTUMBUHAN TUNAS JAHE ASAL KULTUR JARINGAN



Pengaruh  Giberelin dan Jenis Media Semai
Terhadap Penundaan Pertumbuhan Tunas Jahe Asal Kultur Jaringan

Agus Ruhnayat dan Otih Rostiana

Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Jln. Tentara Pelajar No. 3, Bogor
e-mail: ruhnayat@gmail.com

ABSTRAK
Penyimpanan benih jahe lebih dari 4 bulan harus dilakukan di dataran tinggi (1400 m dpl). Agar benih jahe tetap segar diperlukan alternatif lain. Giberelin merupakan hormon pengatur tumbuh yang dapat mempengaruhi berbagai proses perkembangan tanaman, antara lain dapat menunda pertumbuhan tunas yang sedang tumbuh. Media semai  berperan dalam menjaga kelembaban benih sehingga kadar air benih tetap dalam kondisi optimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman zat pengatur tumbuh giberelin dan jenis media semai terhadap penundaan pertumbuhan tunas dan kesegaran benih jahe asal kultur jaringan (generasi ketiga). Penelitian dilakukan di rumah kaca Balittro Bogor dari Oktober 2014 – April 2015. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3 ulangan. Perlakuan yang diuji adalah perendaman benih rimpang jahe satu mata tunas dengan bobot ± 7 g, menggunakan giberelin/GA3 (0, 10 dan 20 mg/l) dan jenis media semai (cocopeat, arang sekam padi, dan campuran cocopeat dengan arang sekam padi 1:1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman benih dengan GA3 10 dan 20 mg/l pada ketiga jenis media semai dapat mempertahankan bobot dan kadar air benih sampai 180 hari setelah semai (HSS). Pengaruh tunggal GA3 dapat menunda pertumbuhan tunas secara bertahap dari 135-180 HSS. Pada umur 135 HSS, perlakuan GA3 10 mg/l dan 20 mg/l masing-masing dapat menunda pertumbuhan tunas sebesar 59,89 % dan 75,89 %. Pada umur 180 HSS sebagian besar tunas sudah tumbuh. Pengaruh interaksi GA3 10 mg/l dengan media semai campuran cocopeat dan arang sekam padi (1:1) memberikan respon yang terbaik untuk panjang akar dan jumlah akar utama.       

Kata kunci : Zingiber officinalle, giberelin, cocopeat, arang sekam, penyimpanan benih

Makalah lengkap : Prosiding Seminar Perbenihan Tanaman Rempah dan Obat, Bogor 25 April 2015, halaman 157.

Tidak ada komentar: