Rabu, 04 Desember 2013

EPICOTYL GRAFTING, SOFT GRAFTING DAN APPROACH GRAFTING PADA TANAMAN CENGKEH


Tanaman cengkeh umumnya diperbanyak secara generatif yaitu dengan biji. Kelemahan tanaman yang diperbanyak dengan biji antara lain adalah kemungkinan tidak unggul seperti induknya karena terjadi penyerbukan silang, awal berproduksi  lebih lama (5-7 tahun untuk tanaman cengkeh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman cengkeh dapat diperbanyak dengan cara vegetatif antara lain melalui sambung pucuk secara epicotyl grafting, soft grafting dan susuan (approach grafting). Pada epicotyl grafting digunakan batang bawah benih cengkeh umur 1-3 bulan, soft grafting umur 4-5 bulan dan pada approach grafting digunakan tanaman lain yang masih satu famili dengan cengkeh yaitu jamblang (Syzygium cumini) atau disebut juga  duwet atau jambu keling. Keunggulan cengkeh yang diperbanyak secara epicotyl grafting dan soft grafting adalah dipastikan unggul seperti induknya karena menggunakan batang atas dari pohon cengkeh unggul, lebih cepat berbuah, tanaman lebih pendek (mudah panen) namun percabangannya rimbun. Beberapa Kendala pada budidaya cengkeh antara lain adalah serangan rayap yang menyerang tanaman pada waktu masih dipembibitan maupun setelah ditanam di lapang sampai umur 3 tahun dan tanaman cengkeh muda di lapang peka terhadap kekeringan. Kendala-kendala tersebut dapat diatasi dengan menggunakan benih cengkeh hasil perbanyakan secara approach grafting (susuan). Keunggulan cengkeh yang diperbanyak secara approach grafting  dengan menggunakan batang bawah jamblang antara lain adalah tidak disukai rayap, lebih tahan kekeringan, pertumbuhan pangkal batangnya lebih cepat.
Benih cengkeh hasil epicotyl grafting umur 1 bulan dan 3 bulan (batang atas dan batang bawah cengkeh jenis Zanzibar)

 
Tanaman cengkeh hasil approach grafting di lapang umur 1 bulan setelah tanam (batang bawah jamblang/duwet, batang atas cengkeh jenis Zanzibar


Agus Ruhnayat : HP. 0816 99 7274 - 0813 2254 3591

7 komentar:

Unknown mengatakan...

Setelah d pelajari ternyata pohon juwet batangnya rapuh ... makanya lebih bagus jika menggunakan pohon banji... tp saat ini saya kesulitan mencari biji buah banji... kalau bapak ada tau yg jual biji banji tolong infonya... k 081354891515

A. Ruhnayat mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Unknown mengatakan...

Pak agus, kali biji BANJI ada info nda ?, salam dari manado

A. Ruhnayat mengatakan...

Tidak punya..trims

A. Ruhnayat mengatakan...

Tidak punya..trims

tampa Bagus mengatakan...

Pak, Saya pernah uji coba epicotl grafting pada tanaman cengkeh Dan pala tp semuanya gagal. Saya juga pernah stek pala jadi tapi kemudian mati. Kira2 bgmana cara Saya bisa blajar tahapan epicotil secara rinci. Saya tinggal d daerah terpencil d maluku utara, kab halmahera utara tempat Saya tanaman yg cocok hanya pala Dan cengkih selain Dr ITU tumbuh tidak optimal. Thnx.

Unknown mengatakan...

Wow..
Mantab